AS Diduga Bombardir Pabrik Kokain di Venezuela, Rusia Tolak Bukti Serangan Drone
Presiden Kolombia, Gustavo Petro, menuduh Amerika Serikat (AS) telah melakukan pengeboman terhadap sebuah pabrik yang diduga memproduksi kokain di kota pelabuhan Maracaibo, Venezuela. Sementara itu, Rusia menolak untuk merilis bukti terkait tuduhan serangan drone Ukraina terhadap kediaman Presiden Vladimir Putin.
Pernyataan Petro muncul sehari setelah Presiden AS saat itu, Donald Trump, mengumumkan serangan terhadap area dermaga di Venezuela yang diduga menjadi tempat berlabuhnya kapal-kapal penyelundup narkoba. Belum jelas apakah target serangan tersebut sama.
Kremlin menyatakan tidak akan merilis bukti serangan drone ke kediaman Putin karena semua drone telah ditembak jatuh. Upaya Ukraina dan media Barat untuk menyangkal insiden itu disebut "gila" oleh Kremlin.
Berikut berita internasional lain yang menarik perhatian:
Presiden Kolombia Gustavo Petro mengungkapkan bahwa Amerika Serikat (AS) telah mengebom sebuah pabrik yang diduga memproduksi kokain di kota pelabuhan Maracaibo, Venezuela.
Pernyataan Petro ini disampaikan sehari setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan negaranya menyerang area dermaga yang menjadi tempat kapal-kapal, yang diduga menyelundupkan narkoba, berlabuh di Venezuela.
Meskipun belum diketahui secara jelas apakah pabrik kokain yang disebut Petro itu berada di lokasi yang sama dengan area yang diserang pasukan AS.
Pencuri Bobol Brankas Bank di Jerman, Gondol Uang-Perhiasan Rp 1,7 T
Sekelompok pencuri membobol brankas sebuah bank di Jerman saat suasana sepi Natal. Mereka berhasil membawa kabur uang dan perhiasan dari kotak deposit nasabah dengan total nilai yang ditaksir mencapai puluhan juta Euro.
Kepolisian Jerman menyatakan bahwa pelaku mengebor dinding beton tebal di gedung Bank Sparkasse cabang kota Gelsenkirchen selama liburan Natal.
Sebagian besar pertokoan dan bank di Jerman tutup selama periode liburan Natal, mulai malam hari tanggal 24 Desember. Polisi menemukan lubang pada brankas setelah alarm kebakaran di gedung bank berbunyi pada Senin (29/12) dini hari waktu setempat.
Gencatan Senjata Konflik Perbatasan, Thailand Bebaskan 18 Tentara Kamboja
Thailand membebaskan 18 tentara Kamboja yang ditahan sejak Juli lalu ketika konflik perbatasan berkecamuk. Pembebasan ini dilakukan setelah gencatan senjata terbaru bertahan selama lebih dari tiga hari.
Menteri Informasi Kamboja, Neth Pheaktra, menyampaikan bahwa tentara-tentara Kamboja itu dibebaskan oleh Thailand pada Rabu (31/12) waktu setempat.
"Saya dapat memastikan bahwa 18 tentara heroik kami telah tiba dengan selamat di tanah Kamboja sekitar pukul 10.00 waktu setempat," kata Pheaktra kepada AFP, Rabu (31/12/2025).
Rusia Ogah Rilis Bukti Serangan ke Kediaman Putin, Ukraina: Tuduhan Palsu!
Kremlin menganggap serangan drone terhadap kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai "aksi teroris", namun menolak merilis bukti.
Otoritas Kyiv menyebut tidak ada "bukti yang masuk akal" soal serangan drone tersebut. Presiden Volodymyr Zelensky menuduh Rusia melontarkan "tuduhan palsu" untuk mengganggu proses perdamaian yang dimediasi AS.
Kremlin menyatakan bahwa pihaknya menganggap serangan drone Ukraina terhadap kediaman Putin sebagai "aksi teroris" dan "serangan personal terhadap Putin", Rabu (31/12/2025).
Latihan Perang di Sekitar Taiwan Tuai Kritikan, China Bilang Gini
Latihan perang militer China di perairan sekitar Taiwan menuai kritikan dari sejumlah negara. Otoritas Beijing mengecam keras dan menyebut negara-negara pengkritik itu "munafik".
China meluncurkan sejumlah rudal dan mengerahkan puluhan jet tempur, kapal angkatan laut, serta kapal penjaga pantai ke perairan sekitar Taiwan dalam latihan tembak langsung pada Senin (29/12) dan Selasa (30/12).
Latihan itu bertujuan menyimulasikan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan utama Taiwan dan serangan terhadap target-target maritim.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow