Demo Buruh Tolak UMP DKI 2026, Ribuan Personel Amankan Monas
Aksi unjuk rasa menolak Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2026 kembali digelar massa buruh di kawasan Monas, Jakarta Pusat, hari ini. Aparat kepolisian mengerahkan ribuan personel gabungan untuk mengawal jalannya aksi yang dilakukan oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan sebanyak 2.617 personel gabungan diturunkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa.
"Kami menurunkan 2.617 personel gabungan untuk melayani kegiatan penyampaian pendapat di muka umum agar berjalan aman, tertib, dan kondusif," kata Kombes Susatyo Purnomo Condro, Selasa (30/12/2025).
Massa buruh dari Perda KSPI Provinsi Jawa Barat dan beberapa elemen massa lainnya diagendakan kembali menggelar demonstrasi di Silang Selatan Monas. Pengerahan personel ini, menurut Susatyo, adalah bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib.
"Seluruh personel tidak dibekali senjata api dan mengedepankan pendekatan humanis serta profesional," ujar Susatyo.
Susatyo mengimbau para orator untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak memprovokasi massa. Ia menekankan bahwa penyampaian pendapat yang santun akan menciptakan suasana kondusif bagi semua pihak.
"Kami mengajak seluruh peserta aksi dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Sampaikan aspirasi dengan damai, karena keamanan dan kenyamanan adalah tanggung jawab kita bersama," imbau Susatyo.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, polisi mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar Monas untuk mencari jalur alternatif. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional.
"Pengaturan arus lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon pengertian masyarakat atas potensi kepadatan yang terjadi," ungkap Susatyo.
Sebelumnya, KSPI telah menyatakan penolakan terhadap kenaikan UMP DKI Jakarta yang ditetapkan sebesar Rp 5.729.876. Serikat buruh tersebut menilai bahwa UMP Jakarta lebih rendah dibandingkan dengan Bekasi dan Karawang di Jawa Barat.
"Kami menolak. Saya ulangi, KSPI dan Partai Buruh menolak kenaikan upah minimum DKI Jakarta Tahun 2026 yang ditetapkan dengan indeks 0,75 sehingga UMP-nya hanya Rp 5,73 juta," kata Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, Jumat (26/12).
Said Iqbal menyatakan bahwa aksi demonstrasi buruh hari ini akan dipusatkan di sekitar Istana Merdeka, Jakarta Pusat, dengan perkiraan jumlah massa mencapai ribuan orang.
"Istana saja, tanggal 29 Desember sekitar 1.000 orang. Puncaknya tanggal 30 Desember 10 ribu motor," ujar Said Iqbal, Minggu (28/12/2025).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow