Kecanduan Instagram Berlanjut: Konten AI Bikin Penulis Gadget Gerah
Seorang penulis gadget di TechRadar mengakui bahwa dirinya gagal untuk berhenti menggunakan Instagram di tahun 2025, meskipun sebelumnya berencana untuk mengurangi screen time. Ironisnya, ia merasa penggunaan Instagram-nya justru meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengakuan Sang Penulis Gadget
Meskipun mengakui kegagalannya, penulis tersebut memberikan maaf pada diri sendiri. Ia menyadari bahwa media sosial tetap menjadi bagian penting dalam membuat rencana dan terhubung dengan orang lain. Ia pun mencoba mengambil sisi positifnya tanpa terlarut dalam konten-konten yang kurang bermanfaat.
Serbuan Konten AI yang Mengkhawatirkan
Namun, ada hal lain yang mengganggu penulis tersebut, yaitu maraknya konten AI generatif di Instagram. Ia merasa platform tersebut semakin dipenuhi dengan konten-konten tidak bermutu yang dihasilkan oleh AI.
Definisi 'Slop' Ala Merriam-Webster
Fenomena ini bahkan memunculkan istilah "slop" yang dinobatkan sebagai word of the year oleh Merriam-Webster, sebagai reaksi terhadap banjirnya konten AI berkualitas rendah.
Kritik Terhadap Meta AI di Instagram
Penulis tersebut secara khusus menyoroti iklan Meta AI yang sering muncul di feed-nya. Ia merasa konten-konten tersebut aneh, tidak berguna, dan bahkan bertentangan dengan esensi media sosial itu sendiri.
Iklan Meta AI yang Aneh dan Mengganggu
Ia menggambarkan beberapa contoh konten yang membuatnya merasa tidak nyaman, seperti video bayi buah yang grotesk, Barack Obama menjadi DJ, dan Mark Zuckerberg bertelanjang dada berlari di treadmill.
"Apakah Meta berharap saya akan membagikan ini ke feed saya? Ke teman-teman saya? Siapa yang ingin melihat ini? Apakah ini ekspresi diri atau terhubung secara sosial?" tanyanya retoris.
Instagram dan Resolusi Tahun Baru
Pengalaman ini semakin memantapkan resolusi tahun barunya untuk memanfaatkan smartphone secara lebih produktif. Ia merasa investasi Instagram pada konten AI yang tidak bermutu membuatnya ingin menghapus aplikasi tersebut dari ponselnya.
Mempertimbangkan Uninstall Instagram
"Jika Instagram terus berinvestasi pada sampah ini alih-alih fitur-fitur yang berguna, saya mungkin harus memperbarui misi saya untuk menghapusnya dari penyimpanan ponsel saya," tegasnya.
Resolusi Bersyarat
Namun, ia mengakui bahwa resolusi ini masih bersifat sementara, mengingat ketergantungannya pada Instagram sebagai platform dan jaringan sosial. Jika konten Meta AI terus membanjiri feed-nya, bukan tidak mungkin Instagram akan kehilangan tempat di home page ponselnya.
Masa Depan Instagram di Ponsel Sang Penulis
"Jadi, Anda dapat menganggap ini sebagai resolusi sementara, dengan catatan ketergantungan saya yang berlebihan pada Instagram sebagai platform dan jaringan sosial. Jika saya terus melihat konten Meta AI di feed saya, itu mungkin pertanda bahwa tempat Instagram di halaman utama ponsel saya akan segera kosong lagi," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow