Kejagung Ungkap Kinerja Intelijen 2025: 138 Buronan Berhasil Ditangkap
Kejaksaan Agung (Kejagung) RI memaparkan capaian kinerja di tahun 2025, salah satunya kinerja bidang intelijen yang dipimpin Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani. Sepanjang tahun ini, Kejaksaan berhasil menangkap total 138 buronan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menjelaskan bahwa selama periode 1 Januari sampai Desember 2025, Tim Tangkap Buron (Tabur) berhasil menangkap 74 orang. Rinciannya, 30 buronan ditangkap dalam kasus tindak pidana korupsi (tipikor), dan 44 buronan dalam kasus non-tipikor.
"Dari Tangkap Buronan selama periode 1 Januari sampai Desember 2025, tangkapan tipikor sekitar 30 orang. Tangkapan non-tipikor 44 orang. Total tangkapan di Kejagung itu 74 orang," kata Anang dalam jumpa pers di Gedung Puspenkum Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (31/12/2025).
Sementara itu, Tim Adhyaksa Monitoring Center (AMC) menangkap 64 buronan. Dari jumlah tersebut, 29 buronan ditangkap terkait kasus tipikor, dan 35 orang bukan kasus tipikor.
"Sedangkan Kejaksaan Agung sendiri, tangkap buronan tangkapan tipikornya ada 29 orang, dan tangkapan non-tipikornya ada 35 orang. Total tangkapannya 64 orang," jelasnya.
Anang tidak memberikan detail terkait kasus maupun identitas buronan yang ditangkap, termasuk jumlah buron yang masih diburu Kejaksaan hingga kini.
Di sisi lain, Jamintel juga melakukan pengamanan pembangunan proyek strategis nasional (PSN) dan proyek strategis daerah.
"Pengamanan pembangunan strategis, PSN dan PSD di 2025. Di Direktorat IV ada 177 kegiatan. Kurang lebih anggaran yang dilakukan pengamanan proyek strategis ini ada Rp 395.557.874.627.646 itu untuk tingkat Kejaksaan Agung," terang Anang.
"Terus di Kejaksaan Tinggi, ada 1.130 kegiatan dengan nilai anggaran yang didampingi itu Rp191.229.255.168.099," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow