Korban Banjir dan Longsor Sumatera: 1.154 Meninggal, 165 Hilang
Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh telah menyebabkan 1.154 orang meninggal dunia dan 165 lainnya masih dinyatakan hilang. Proses pencarian korban terus dilakukan di berbagai wilayah terdampak.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa di Aceh Tamiang ditemukan 13 jenazah tambahan. Total korban meninggal dunia akibat bencana ini mencapai 1.154 jiwa, Rabu (31/12/2025).
"Khususnya di Aceh Tamiang itu menambah 13 jiwa korban meninggal dunia sehingga total korban jiwa meninggal dunia per hari ini menjadi 1.154 jiwa," ujar Abdul Muhari.
Pencarian korban hilang terus diintensifkan berdasarkan data dari masing-masing kecamatan. Saat ini, tercatat 165 orang masih dalam proses pencarian.
"Masih ada tambahan nama korban hilang dari Padang Panjang dan Pesisir Selatan sehingga korban hilang bertambah 2 nama, sehingga total 165 jiwa," terangnya.
Selain itu, Abdul Muhari juga melaporkan penurunan jumlah pengungsi. Hal ini disebabkan oleh pencairan dana tunggu hunian.
"Jadi yg akan tinggal di huntara sejak awal minggu ini sudah dicairkan dana tumbuh hunian, per hari ini (pengungsi) 378.164 jiwa," jelasnya.
Sebanyak 22 kabupaten/kota telah menetapkan status transisi darurat, sementara 5 kabupaten/kota lainnya masih dalam proses penetapan status tersebut.
Berikut adalah data korban bencana Sumatera per 31 Desember 2025:
Aceh
- Korban meninggal: 527 orang
- Korban hilang: 31 orang
- Mengungsi: 356.655 orang
Sumatera Utara
- Korban meninggal: 365 orang
- Korban hilang: 60 orang
- Mengungsi: 11.574 orang
Sumatera Barat
- Korban meninggal: 262 orang
- Korban hilang: 74 orang
- Mengungsi: 9.935 orang
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow