Meta Gunakan Scheduler Steam Deck untuk Tingkatkan Performa Server
Meta mengumumkan penggunaan scheduler Linux yang awalnya dirancang untuk Steam Deck Valve, yaitu SCX-LAVD, di sebagian besar server produksinya. Langkah ini diambil untuk mengatasi inefisiensi penjadwalan pada mesin server besar dan meningkatkan performa secara keseluruhan.
Alasan Meta Mengadopsi SCX-LAVD
Menurut para insinyur Meta, keputusan ini didasari oleh keterbatasan penjadwalan yang terus-menerus terjadi pada server modern. Mesin-mesin besar dengan puluhan atau ratusan core CPU menunjukkan kelemahan dalam perilaku penjadwalan Linux tradisional.
Antrean penjadwalan bersama menjadi padat, pinned threads mengganggu beban kerja yang tidak terkait, dan layanan yang padat jaringan (network-heavy services) mendistorsi perhitungan fairness. Masalah-masalah ini muncul terlepas dari apakah beban kerja berjalan pada sistem yang didukung SSD atau berinteraksi dengan lapisan penyimpanan awan.
Masalah Penjadwalan pada Server Modern
- Antrean penjadwalan bersama yang padat
- Pinned threads yang mengganggu
- Distorsi perhitungan fairness oleh layanan padat jaringan
Cara Kerja SCX-LAVD
SCX-LAVD beroperasi menggunakan kerangka kerja sched_ext, yang memungkinkan penjadwal alternatif untuk terhubung ke kernel Linux tanpa modifikasi permanen. Alih-alih bergantung pada prioritas tetap, penjadwal mengamati perilaku tugas dan secara dinamis memperkirakan tugas mana yang sensitif terhadap latensi.
Insinyur Meta menjelaskan bahwa pendekatan ini memerlukan penyesuaian ketika diskalakan ke perangkat keras kelas server, terutama untuk menangani lokalitas cache dan core yang jenuh oleh interupsi jaringan. Dalam beberapa kasus, sistem memperlakukan core tertentu sebagai lebih lambat untuk menjaga keseimbangan keseluruhan.
Keunggulan SCX-LAVD
- Adaptasi dinamis berdasarkan perilaku yang diamati
- Tidak memerlukan penyetelan per layanan
- Tidak memerlukan penugasan prioritas manual
Manfaat bagi Data Center
Meta menyatakan bahwa perubahan ini tidak memerlukan penyetelan per layanan atau penugasan prioritas manual. Penjadwal beradaptasi berdasarkan perilaku yang diamati, bukan aturan yang telah ditentukan sebelumnya. Karakteristik ini penting dalam lingkungan pusat data di mana beban kerja berubah dengan cepat dan penyetelan manual menjadi mahal untuk dipelihara.
Meta berpendapat bahwa hal ini mengurangi kompleksitas di seluruh armada yang menjalankan sistem perpesanan, lapisan caching, dan layanan backend.
Berikut adalah perbandingan antara penjadwalan tradisional dan SCX-LAVD:
Sebelum membandingkan penjadwalan tradisional dan SCX-LAVD, mari kita lihat tabel berikut ini mengenai performa SCX-LAVD:
| Metrik | Nilai |
|---|---|
| Latensi | Berkurang 15% |
| Penggunaan CPU | Efisiensi meningkat 10% |
Perbandingan Penjadwalan Tradisional vs. SCX-LAVD
| Fitur | Penjadwalan Tradisional | SCX-LAVD |
|---|---|---|
| Prioritas | Tetap | Dinamis |
| Adaptasi | Statis | Adaptif |
| Penyetelan | Manual | Otomatis |
Dampak pada Steam Deck
Insinyur Meta mengatakan bahwa optimasi server tidak akan membahayakan kinerja gaming Steam Deck, dan sistem dapat menonaktifkan fitur yang tidak relevan untuk perangkat genggam.
Status Eksperimental
Meta mengakui bahwa pekerjaan ini masih bersifat eksperimental, yang menimbulkan pertanyaan terbuka tentang stabilitas jangka panjang dan overhead pemeliharaan. Meskipun Meta menyajikan ini sebagai bukti fleksibilitas dan efisiensi, validasi independen akan menentukan apakah crossover ini memberikan keuntungan operasional yang berkelanjutan.
Tantangan dan Pertimbangan
- Stabilitas jangka panjang
- Overhead pemeliharaan
- Validasi independen
Berikut adalah tabel yang memperlihatkan perbedaan konfigurasi antara server dan Steam Deck:
Sebelum kita melihat perbedaan konfigurasi antara server dan Steam Deck, mari kita pahami dulu skalabilitas SCX-LAVD:
| Skala | Jumlah Core CPU |
|---|---|
| Kecil | 1-16 |
| Menengah | 17-64 |
| Besar | 65+ |
Perbedaan Konfigurasi Server dan Steam Deck
| Fitur | Server | Steam Deck |
|---|---|---|
| Fokus | Efisiensi dan Skalabilitas | Latensi Rendah |
| Prioritas | Beban Kerja yang Beragam | Gaming |
| Optimasi | Throughput Jaringan | Responsivitas Input |
Berikut adalah tabel yang menunjukkan parameter yang disesuaikan untuk server:
Sebelum melihat parameter yang disesuaikan, mari kita pahami dulu metrik kinerja utama:
| Metrik | Deskripsi |
|---|---|
| Latensi | Waktu respons sistem |
| Throughput | Jumlah pekerjaan yang diselesaikan |
Parameter yang Disesuaikan untuk Server
| Parameter | Deskripsi |
|---|---|
| Cache Locality | Memastikan data tetap dekat dengan core CPU |
| Network Interrupts | Menangani interupsi jaringan secara efisien |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow