Microsoft Edge: Bangkit dari Keterpurukan dan Inovasi Fitur

Microsoft Edge: Bangkit dari Keterpurukan dan Inovasi Fitur

Smallest Font
Largest Font

Microsoft Edge, setelah sempat ditinggalkan, kini kembali menawarkan pengalaman browsing yang lebih baik, terutama bagi pengguna Windows 11. Dengan berbagai fitur inovatif dan peningkatan kinerja, Edge menjadi alternatif menarik di antara para pesaingnya.

Integrasi Task Manager: Kontrol Penuh Proses Browser

Salah satu fitur unggulan yang paling disukai adalah integrasi Task Manager antara browser dan Windows. Pengguna dapat memantau setiap tab, ekstensi, dan proses browser secara langsung dari Task Manager di Taskbar. Ini memudahkan identifikasi dan penutupan tab yang memakan banyak sumber daya jika browser mengalami hang.

Berbeda dengan browser lain seperti Firefox atau Chrome, Edge memberikan informasi yang lebih rinci tentang proses browser. Pengguna dapat langsung melakukan ‘End Task’ pada tab bermasalah melalui Task Manager Windows.

Secure Network: VPN Bawaan untuk Privasi Dasar

Microsoft Edge juga menyertakan fitur keamanan bawaan bernama Secure Network, yang merupakan teknologi VPN yang dikembangkan bersama Cloudflare. Fitur ini bertujuan menjaga privasi pengguna dengan mengalihkan data melalui server Cloudflare terdekat.

Cara Mengaktifkan Secure Network

Secure Network tidak aktif secara default. Pengguna perlu mengaktifkannya melalui Settings > Privacy, search and services > Use Microsoft Edge Secure Network. Pengaturan ini memungkinkan pengguna memilih mode aktivasi, apakah di semua situs, mode optimal, atau hanya situs tertentu.

Keterbatasan Secure Network

Meskipun menarik, Secure Network memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan:

  • Gratis 5 GB per bulan untuk pengguna akun Microsoft.
  • Menyembunyikan IP address untuk privasi lebih baik.
  • Enkripsi data saat browsing, aman di Wi-Fi publik.
  • Terintegrasi langsung di Edge, tanpa perlu aplikasi tambahan.
  • Ringan dan tidak membebani sistem.
  • Kuota terbatas, hanya 5 GB/bulan.
  • Tidak bisa dipakai untuk bypass geo-blocking atau streaming lintas negara.
  • Hanya melindungi aktivitas di browser Edge, bukan aplikasi lain.
  • Performa bisa menurun saat server Cloudflare padat.
  • Fungsinya lebih ke privasi dasar, bukan pengganti VPN premium.

Sleeping Tabs: Hemat Sumber Daya Sistem

Fitur Sleeping Tab secara otomatis menempatkan tab yang tidak aktif dalam jangka waktu tertentu ke mode ‘tidur’. Ini bertujuan mengurangi beban RAM dan CPU, sangat cocok untuk sistem dengan spesifikasi terbatas seperti RAM 8 GB.

Pengaturan Sleeping Tabs

Pengaturan Sleeping Tab dapat diakses di Settings > System and performance > Performance > Save resource with sleeping tabs. Secara default, tab akan tertidur setelah 1 jam tidak diakses, ditandai dengan warna tab yang memudar.

Resource Control: Batasi Penggunaan RAM

Selain Sleeping Tabs, Microsoft Edge memiliki fitur Resource Control yang memungkinkan pengguna mengatur batasan penggunaan RAM oleh browser. Fitur ini mencegah Edge memakan terlalu banyak RAM hingga membuat sistem Windows hang.

Secara default, fitur ini tidak memiliki batasan dan memaksimalkan kapasitas RAM yang tersedia. Namun, pengguna dapat menetapkan batas, misalnya 4 GB, untuk menyisakan ruang bagi aplikasi lain.

Privasi dan Keamanan: Fitur Bawaan yang Cukup Lengkap

Meskipun merupakan produk Microsoft, pengaturan privasi di Edge tergolong cukup lengkap. Terdapat fitur Tracking Prevention, Scareware blocker, Website typo protection, dan download protections.

Fitur-fitur ini, yang secara default sudah aktif, membantu mengurangi risiko akses ke situs yang tidak aman, mencegah pengunduhan aplikasi yang tidak diinginkan, dan melindungi dari penipuan teknologi. Namun, perlu diingat bahwa sebagai browser milik Microsoft, potensi telemetri yang tidak disadari pengguna tetap ada.

Kekurangan: Bloatware dan Privasi yang Belum Optimal

Di balik kelebihannya, Edge masih memiliki beberapa kekurangan. Bloatware masih cukup banyak, termasuk integrasi AI Copilot yang tidak dapat dimatikan dan fitur Shopping yang tidak esensial, meskipun bisa dinonaktifkan.

Dari sisi privasi, Edge masih kalah dibandingkan browser lain seperti Firefox, terutama jika sinkronisasi dengan akun Microsoft diaktifkan dan pengaturan privasi dibiarkan pada default. Data pengguna cenderung dikirim ke Microsoft.

Kesimpulan

Bagi pengguna setia layanan Microsoft 365 dan pengguna Windows 11, Edge patut dicoba, setidaknya sebagai browser kedua. Mengingat browser ini tidak dapat dihapus dari sistem, memanfaatkannya untuk aktivitas browsing dan streaming bisa menjadi pilihan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed