Harga Batu Bara Stabil di Akhir Tahun, Tertekan Surplus Pasokan Global

Harga Batu Bara Stabil di Akhir Tahun, Tertekan Surplus Pasokan Global

Smallest Font
Largest Font

Harga batu bara menunjukkan stabilitas pada perdagangan akhir tahun 2025, meskipun secara keseluruhan tahun ini komoditas tersebut mengalami tren pelemahan. Kelebihan pasokan global menjadi faktor utama yang menekan permintaan batu bara.

Harga Batu Bara Akhir Tahun 2025

Pada hari Jumat (26/12/2025), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan depan ditutup pada level US$109,05 per ton. Angka ini menunjukkan penguatan tipis sebesar 0,05 persen dibandingkan sebelum libur Natal. Dalam sepekan terakhir, harga batu bara tercatat naik sekitar 0,6 persen.

Kinerja Harga Batu Bara Sepanjang 2025

Meskipun demikian, kinerja harga batu bara sepanjang tahun 2025 masih tertekan signifikan, dengan penurunan mencapai 12,93 persen. Kondisi ini mencerminkan tantangan struktural di pasar global, di mana surplus pasokan dari negara produsen utama dan permintaan yang melemah di kawasan Asia menjadi penyebab utama.

Analisis Pasar Batu Bara Global

Laporan dari Coal Hub mengindikasikan bahwa pasar batu bara global sedang dalam fase penyesuaian. Permintaan yang rendah bersamaan dengan suplai yang melimpah membuat pergerakan harga sulit meningkat, meskipun sebagian eksportir masih mampu mempertahankan volume pengiriman.

Dampak pada Penerimaan Negara

Pelemahan harga batu bara di tingkat domestik turut memengaruhi kinerja fiskal pemerintah. Hingga akhir November 2025, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tercatat sebesar Rp444,9 triliun, mengalami penurunan 14,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penerimaan pajak juga mengalami tren serupa, mencapai Rp1.634,4 triliun atau turun 3,21 persen secara tahunan.

Laporan APBN Kita edisi Desember mengonfirmasi bahwa moderasi harga komoditas utama, termasuk batu bara, menjadi salah satu kontributor utama terhadap tekanan penerimaan negara sepanjang 2025.

Analisis Teknikal Harga Batu Bara

Dari sisi teknikal, pergerakan harga batu bara dalam kerangka waktu mingguan masih tertahan di zona cenderung bullish. Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di level 51, sedikit di atas batas netral, sementara Stochastic RSI tercatat di level 58, mengindikasikan area beli.

Level Support dan Resistance

Meskipun demikian, risiko koreksi harga tetap perlu diwaspadai pada perdagangan pekan terakhir 2025. Level support terdekat berada di US$107 per ton. Apabila level ini ditembus, harga berpotensi turun menuju US$105 per ton. Sementara itu, level resistance terdekat berada di US$110 per ton. Penembusan level ini dapat mendorong harga batu bara menguat ke kisaran US$111 hingga US$115 per ton.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed