PDIP Geram Megawati Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi
Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, mengecam keras upaya menyeret nama Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dalam pusaran isu ijazah palsu yang melibatkan Presiden Joko Widodo. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas klaim politikus Partai Demokrat, Andi Arief, yang menyebut Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa terganggu karena dikaitkan dengan isu tersebut dan dituding berkolaborasi dengan Megawati.
"Itu kan upaya orang yang merasa tersudut soal ijazah palsu untuk mengalihkan isu, agar seolah-olah dizalimi secara politik. Padahal, sangat jelas kelompok dan orang yang meributkan soal ijazah itu adalah kelompok dan orang yang berseberangan dengan yang dituduh memakai ijazah palsu sejak pemilu 2014," kata Deddy kepada wartawan, Rabu (31/12/2025).
Deddy menegaskan bahwa isu ijazah palsu merupakan ranah hukum dan etika, bukan masalah politik. Ia menilai wajar jika Partai Demokrat mengambil langkah hukum terkait tudingan tersebut.
"Masalah ijazah itu adalah urusan hukum dan etika, bukan masalah politik. Tanggapan saya, sangat wajar dan pantas kalau pihak yang menuduh itu dibawa ke ranah hukum supaya terang benderang dan ada efek jera," katanya.
Lebih lanjut, Deddy menyatakan bahwa Megawati bukanlah sosok yang bermain di belakang layar dalam politik. Menurutnya, Megawati adalah seorang ksatria yang tidak akan menyerang pihak lain secara diam-diam.
"Bukan kelas Ibu Megawati untuk main politik di belakang, jalan politik Bu Mega itu jalan ksatria. Bukan jalan pengecut, meminjam tangan atau mulut orang untuk menyerang pihak lain. Itu tabiat pengecut," ungkapnya.
Sebelumnya, Andi Arief mengungkapkan bahwa SBY merasa terganggu karena namanya dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. SBY, kata Andi Arief, mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyeret namanya dalam polemik ini.
Dalam keterangan video, Rabu (31/12), Andi Arief mengaku baru-baru ini bertemu dengan SBY. Andi Arief menyebut SBY sama sekali tidak terlibat di isu ijazah Jokowi dan dirinya terganggu oleh hal itu.
"Saya bertemu Pak SBY beberapa hari lalu, Pak SBY cukup terganggu dengan isu ini karena tidak benar yang disebutkan Pak SBY berada di balik isu ijazah palsu ini atau bahkan disebut Pak SBY berkolaborasi dengan Ibu Megawati dalam mengungkap soal ijazah palsu Pak Jokowi ini," kata Andi Arief.
Andi Arief menuding bahwa pihak yang menyeret SBY dalam isu ini adalah akun-akun anonim di media sosial, yang menurutnya memiliki afiliasi yang jelas.
"Sangat masif sekali fitnah yang dilakukan oleh akun-akun yang sebagian besar anonim yang kita tahu afiliasinya ke mana, yang membuat berita fitnah seolah-olah Bapak SBY berada di balik isu ijazah palsu Pak Jokowi yang sekarang sedang berseteru antara Pak Jokowi dan Roy Suryo dkk. Ini tentu sangat mengganggu," katanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow