Header Ads

Dua Sayur khas Banjar yang Tidak Semua Warga Kalsel Tau, Langka Cuy!

TIDAK semua orang Kalimantan Selatan tau dua sayur ini. Dua sayur ini termasuk yang susah didapatkan saat ini, bahkan di Kalsel sekalipun. Gempuran kuliner kekinian dan kuliner "impor" memang membuat kuliner lokal dengan bahan baku selangka ini jadi susah didapat. Jarang juga yang jualan dua sayur ini.

Sayur Kalangkala

Kalangkala merupakan buah hutan yang berasal dari Kalimantan. Bentuknya yang bulat mirip terong pipit dengan perpaduan kulit berwarna hijau dan merah muda, membuat orang yang melihatnya makin jatuh hati.

foto: dok.Zaki/liputan6
Sementara, untuk rasanya kalangkala mirip alpukat yang memiliki tekstur lembut. Bahkan bagi masyarakat suku Banjar dan Huku Sungai, buah kalangkala kerap dijadikan sebagai sayur yang disantap bersama ikan, sambal dan nasi. 

Zaki, seorang penggemar sayur kalangkala membagikan tips untuk membuat sayur khas suku Banjar ini. Untuk membuatnya sangat mudah, yaitu dengan merendam buah ke dalam air hangat selama satu hingga dua jam, kemudian diberi garam, cabai, dan penyedap rasa secukupnya.

"Rendam buahnya degan air panas, cukup satu hingga dua jam karena kalau kelamaan nanti kulitnya akan menghitam," ujar Zaki, Senin (14/11/2022) dikutip dari Liputan 6.

Jaruk Tigarun

Tigarun adalah sejenis pohon kembang yang bisa jadi panganan teman nasi dari batang daun sampai bunganya dan uniknya "konon" katanya keberadaan tanaman ini hanya ada di pulau Kalimantan (koreksi jika salah ya). Tigarun biasanya direndam dalam air garam selama beberapa lama, proses inilah yang disebut urang Banjar sebagai proses jaruk.

Sumber foto : gotravelly.com

Konon bunganya mekar pada saat air pasang. Saat bunganya muncul inilah akan dipetik, untuk selanjutnya diolah menjadi jaruk tigarun.

Tigarun adalah tanaman berupa berupa pohon yang tumbuh tidak terlalu tinggi. Tersebar dibeberapa daerah asia tengga hingga India. Dalam Bahasa inggris dikenal sebagai “Three-leaf caper” (Tiga daun). Hal ini dikarenakan tanaman ini memiliki tiga daun yang tumbu dalam satu tangkainya.

Menurut Arief Sandjoto dan kawan kawan di jurnal “warta konservasi lahan basah volume 22 no.2 juli 2014”. Tigarun termasuk tanaman berbunga banyak. Bunga berada di ujung ranting dan termasuk bunga majemuk tak berbatas. Berdasar alat kelamin, bunga tigarun termasuk bunga banci atau dua kelamin (data IG @sejarah_banjar)

Jaruk tigarun dibuat dengan cara memfermentasikan bunga tigarun dalam air matang hangat selama beberapa waktu. Hasilnya akan muncul cita rasa khas tersendiri yang sulit dideskripsikan.Dimana rasa hasil kuah rendamannya terasa pahit dan asam namun tidak kuat. Semantara jaruk tigarun nya dapat dilalap dengan sambal hingga memunculkan cita rasa yang nikmat.

close
pop up banner